Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam
Belum dapat dipastikan dengan benar kapan dan di
mana Islam mulaimasuk ke Indonesia. Berbagai teori berkembang mengenai kapan
dan dimana Islam mulai menyebar. Berita Tiongkok menyebutkan bahwa
terdapatdaerah hunian para pedagang Arab Islam di pantai barat Sumatra.
Islammasuk dari daerah asalnya yaitu Arab karena dibawa oleh para pedagangArab.
Islam masuk ke Nusantara tidak langsung dari Arabia tapi melalui ajaran tasawuf
yang berkembang di India. Daerah yang menjadi asal mula ajaran tasawuf adalah
Gujarat. Islam masuk dari Gujarat ke Samudra Pasaipada waktu abad ke-13 M.
Islam masuk dari Persia dan bermahzab Syi’ah.Pendapat beliau berdasarkan kepada
sistem mengeja membaca huruf Al-Quran. Seperti Arab mengeja dengan “Fa-hah”
Persia menyebutnya Jabar.
Islam masuk ke Nusantara melalui Tiongkok
berdasarkan kepada Sultan Demak yang merupakan keturunan Tiongkok dan Wali
Sanga adalah peranakan Tiongkok. Dasar dari pendapat beliau adalah Kronik
KlentengSam Po Kong di Semarang. Masuk dan berkembanganya agama Islam
diNusantara akibat umat Islam memiliki navigator atau mualim dan pedagang Muslim
yang beraktivitas secara aktif di pelayaran dan perdagangan.Islam yang telah
masuk kemudian berkembang dengan pesat. Islamditerima oleh masyarakat Indonesia
karena beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut adalah Islam datang dengan
damai, Islam tidak membedabedakan stratifikasi manusia berdasarkan kelas,
metode ibadah umat Islam mudah untuk dilakukan dan tidak membutuhkan banyak
biaya.Islam juga didukung oleh beragam metode yang digunakan sebagai
mediadakwah untuk menyebarkan agama Islam. Berbagai media dakwah
untukpenyebaran Islam adalah sebagai berikut.
■Perdagangan
Para
pedagang muslim yang menetap di sekitar pelabuhan untukmembentuk perkampungan
muslim. Perdagangan merupakan jalandakwah pertama yang menjadi awal mula
masuknya Islam ke Indonesia.
■Pernikahan
Metode
pernikahan dilakukan dengan cara seorang yang telah memelukagama Islam
melakukan pendekatan kepada raja atau bangsawan ataukeluarganya untuk dinikahi
secara Islam.
■Pendidikan
Pendidikan
untuk menyebarluaskan agama Islam dilakukan denganseorang murid atau santri
yang berguru kepada seorang ulama dipesantren, kemudian setelah cukup ilmunya
dan lulus dari pesantren,berdakwah ke daerah asal dan daerah lain yang belum
memeluk Islam.
■Seni Budaya
Seni
budaya yang cukup sering digunakan oleh ulama dan wali dalammedakwahkan Islam
adalah dengan pagelaran wayang, upacara sekaten,seni pahat, seni ukir, seni
tari, seni musik dan seni sastra.
■Dakwah
Strategi
penyebaran Islam di Nusantara dengan metode dakwah cukupsering dilakukan oleh
seorang wali dan ulama. Mereka menyebarkanIslam dengan berdakwah ke
kampung-kampung dan desa-desa untukmenyebarkan Islam.
■Tasawuf
Metode
tasawuf juga menjadi strategi dakwah yang efektif karena sesuai dengan kultur
dari peradaban Hindu-Buddha di peradaban sebelumnya.Tasawuf yang menggunakan
mistifikasi mudah dipahami oleh masyarakat Nusantara yang berorientasi kepada
kebudayaan Hindu-Buddha.
Islam yang menjadi peradaban bangsa Indonesia
selanjutnya jugadiwarnai dengan berdirinya kerajaan bercorak Islam. Kerajaan
Islam tersebar dari barat Indonesia hingga timur Indonesia. Pada masa
Islamsumber sejarah banyak mendukung dan membuktikan mengenaikeberadaan
kerajaan Islam. Kerajaan Islam di Indonesai mempunyaipengaruh yang besar dan
masih dapat terasa hingga sekarang. Bahkankerajaan Islam masih ada yang
bertahan hingga sekarang. Kerajaan-kerajaanIslam yang ada di Indonesia adalah
sebagai berikut.
1. Samudra Pasai: Garda Terdepan
Nusantara
Samudra
Pasai merupakan Kerajaan Islam yang berada di ujung utarapulau Sumatra. Sultan
pertama dari Kerajaan Samudra Pasai adalah SultanMalik al-Saleh. Beliau
kemudian digantikan oleh puteranya yang bernamaSultan Muhammad yang memerintah 1297-1326.
Pengganti dari SultanMuhammad adalah Sultan Ahmad yang bergelar Malik al-Tahir.
KerajaanSamudra Pasai pada masa pemerintahan Sultan Ahmad mendapatkunjungan
dari Ibnu Battuta. Beliau meninggalkan catatan-catatan yangberisi Samudra Pasai
mempunyai pelabuhan yang sangat penting di jalurperdagangan Selat Malaka.
Istana kesultanan Samudra Pasai disusun dandiatur secara India, beberapa
pembesar kerajaan terdapat pula orang-orang Persia. Patihnya mempunyai gelar
Amir.
2. Aceh Darussalam:
Benteng Tangguh Islam di Nusantara
Masa
kejayaan dari Kerajaan Aceh tercapai pada pemerintahan SultanIskandar Muda
(1607-1636 M). Beliau memiliki kekuatan militer yang kuatdan besar. Beliau
berhasil menguasai Sumatra sampai daerah Bengkuludan Kampar. Sultan Iskandar Muda
digantikan oleh menantunya IskandarTani. Pada masa beliau kejayaan Aceh terus
berlangsung dan bertambahjaya. Pada tahun 1641 M beliau wafat dan tanda-tanda
kemunduran Acehterjadi. Persilisihan antara kalangan keluarga kerajaan
menyebabkankelemahan yang menjadikan sebagian kekuasaan Aceh runtuh. Sebablain
dari keruntuhan Aceh adalah adanya orang Belanda yang berhasilmerebut Malaka
pada 1641 M kemudian menguasai perairan di Indonesia dan berusaha menjatuhkan
kerajaan Aceh yang masih kuat pengaruhnya dikalangan rakyat. Usaha Belanda
untuk meruntuhkan Aceh adalah denganmengadu domba dan menghasut daerah
kekuasaan Aceh yang kemudianberhasil melepaskan diri dari kekuasaan Aceh.
3. Demak : Tunas
Supremasi Kejayaan Nusantara
Raden
Patah yang memeluk agama Islam memutuskan hubungandengan Majapahit dan
mendirikan kerajaan Demak. Jepara, Tuban,Gresik membantu Demak untuk berdiri
menjadi kerajaan. Pati Unus yangmenjabat di Jepara sangat rajin membantu
ayahnya, Raden Patah, untukmeluaskan kekuasaan Demak. Pati Unus memberanikan
diri memimpinpasukan untuk menaklukan Portugis di Malaka, tetapi usahanya
gagal.Pati Unus menggantikan ayahnya selama 3 tahun. Beliau kemudianwafat.
Beliau terkenal dengan nama lain yaitu Pangeran Sabrang Lor.Penggantinya adalah
Pangeran Trenggono yang memerintah pada tahun1564. Sultan Trenggono
menghindarkan Demak dari ancaman Portugisuntuk menguasai daerah pesisir Jawa.
Fatahillah yang melarikan diri dariPase diterima Sultan Trenggono. Fatahillah
dinikahkan dengan adiknya.Fatahillah menjadi kunci Demak dalam menghalau dan
mengalahkanPortugis di pesisir Pulau Jawa . Beliau berhasil mengalahkan
Portugis di
Sunda
Kelapa yang kemudian diganti namanya menjadi Jayakarta. Selainitu beliau juga
menaklukan Banten dan Cirebon yang dikuasai oleh kerajaanPajajaran. Sultan
Trenggono wafat ketika melakukan usaha penaklukanPasuruan.
Wafatnya Sultan Trenggono menimbulkan konflik
perebutan kekuasaanantara adik Sultan Trenggono dan anak Sultan Trenggono.
Pangeran Sekar Seda ing Lepen, adik Sultan Trenggono, terbunuh. Pangeran
Prawoto yangberkuasa kemudian mendapatkan usaha perlawanan Arya Penangsang,anak
dari Pangeran Sekar Seda ing Lepen, yang melakukan balas dendamkepada Pangeran
Prawoto.
4. Banten: Garda Pulau
Jawa
Banten
dikuasai oleh Fatahillah atas nama Sultan Demak. Seluruh pantaiutara sampai
dengan Cirebon merupakan daerah yang dikuasai dengantujuan digunakan untuk
kepentingan perdagangan dan memperkuatkedudukan Banten. Sunda Kelapa diganti
nama menjadi Jayakarta.Fatahillah menduduki pemerintahan daerah Banten.
Sedangkan daerahCirebon diserahkan kepada putranya pangeran Pasarean. Setelah
PangeranPasarean wafat, Fathahilah memegang kendali atas pemerintahan
Cirebondan pemerintahan Banten diserahkan kepada putranya Hasanudin. .
Banten mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan
Ageng Tirtayasapada tahun 1651-1682 M. Beliau menjadi Sultan yang tegas.
Sekitar tahun 1600 M Banten mengalami jaman kejayaan. Banten adalah
pusatperdagangan lada yang dihasilkan di Banten dan Lampung, cengkeh sertapala
dari Maluku. Banten semakin mengalami kemuduran karena terdapattekanan dari
Belanda di Batavia
5. Makassar: Simbol
Kegigihan Nusantara Melawan Supremasi Asing
Daerah
Makassar memasuki era peradaban Islam pada awal abad ke-17.Dua penguasa dari kerajaan
kembar Goa-Tallo menjadi pemeluk agamaIslam pada tahun 1605. Raja Tallo Karaeng
Matoaya merangkap sebagaiMangkubumi Kerajaan Goa. Raja Tallo mengambil gelar
Sultan Abdullahdengan julukan sebagai Awalul Islam dan raja Goa Daeng Manrabia memiliki
gelar Sultan Alaudin.
Dwitunggal Alaudin dan Abdullah sangat giat dalam
mengislamkanrakyatnya. Kedua Sultan tersebut juga memperluas kerajaan
danmenjadikannya kerajaan Islam pertama yang ada di Sulawesi.
Penggantinyaadalah Sultan Muhammad Said, beliau tidak segan untuk
mengirimkanarmada Goa ke Maluku dalam perlawanan rakyat melawan penjajah
yangbertindak sewenang-wenang.
Perlawanan terhadap Belanda yang sengit terjadi pada
era SultanHasanudin. Beliau memegang pemerintahan Kerajaan Goa dari tahun
1653-1669 dan Belanda memalingkan perhatiannya ke Makassar. Aru Palaka,bangsawan
Soppeng–Bone, dalam tahun 1660 berusaha membebaskandaerah dari pengaruh
kekuasaan Goa. Aru Palaka berhasil melepaskanBone yang mendapat bantuan dari
Belanda.
6. Mataram: Pewaris
Supremasi Nusantara dari Jawa Bagian Selatan
Sutawijaya
yang bergelar Panembahan Senapati mengangkat dirinyasendiri menjadi Sultan
Mataram. Beliau menunjukan kekuatan Mataramdengan menyerang Surabaya pada tahun
1586. Sebagian wilayah diPulau Jawa bagian tengah dan timur berhasil
ditaklukkan oleh Mataram.Berikutnya beliau memindahkan perhatian ke Pulau Jawa
bagian barat.Pada tahun 1595 M Cirebon dan Galuh dapat dikuasai.
Penembahan Senapati wafat pada tahun 1601 dan
dimakamkan diKotagede. Penggantinya adalah Mas Jolang atau Panembahan Seda
ingKrapyak. Mas Jolang sibuk meredam pemberontakan-pemberontakan.
Demak
dan Ponorogo memberontak tetapi segera dapat diatasi. Mas Jolangmenduduki
Mojokerto, Gresik, dan membakar desa sekitar Surabaya. MasJolang wafat pada
tahun 1613 dan diganti oleh Adipati Martapura.
Adipati Martapura selalu sakit-sakitan dan tidak
mampu menjalankanpemerintahan. Beliau diganti oleh saudaranya Raden Rangsang
yangternyata adalah seseorang yang tegas dan kuat. Di bawah
pemerintahannya(1613-1645) sosok yang dikenal dengan sebutan Sultan Agung ini,
Matarammengalami kejayaan. Pada masa Sultan Agung, Mataram meneruskanekspansi
sampai ke Banten tetapi mendapatkan hambatan di Bataviayang dikuasai oleh
Belanda. Pada tahun 1628, Sultan Agung melancarkanserangan terhadap Batavia.
Pengganti Sultan Agung, yaitu Amangkurat Ihingga Pakubuwono II, tidak begitu
kuat dan banyak merugikan rakyatdengan perjanjian antara Mataram dan Belanda.
Mataram semakin terdesak dengan perjanjian yang
terus dilakukandengan Belanda. Banyak ketidakpuasan muncul di dalam keluarga
rajadan banyak terjadi suksesi di antara mereka. Akhirnya, melalui
perjanjianGiyanti pada 13 Februari 1755 Mataram pecah menjadi dua kerajaanyaitu
Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Selanjutnya,dua kerajaan
tersebut kembali terpecah. Kasunanan Surakarta terpecahmenjadi Kadipaten
Mangkunegaran sedangkan Kasultanan Yogyakarta terpecah menjadi Kadipaten
Pakualaman.
7. Ternate Tidore: Emas
dari timur Nusantara
Dua
pulau kecil bersebelahan, Ternate dan Tidore, sama-sama bersaingmenjadi
kekuatan utama di Maluku. Bangsa lain tertarik ke Ternate danTidore karena
merupakan daerah penghasil rempah yang baik. BangsaPortugis, Spanyol, Inggris
dan Belanda bersaing memperebutkan rempahrempahdi Maluku dan memperdagangkannya.
Orang Portugis bersekutu dengan Ternate sedangkan
Tidorebersekutu dengan Spanyol. Hubungan Portugis dan penduduk Ternatesangat
buruk. Mereka menggulingkan penguasa Ternate pada 1535 Mdan membunuh penerus
Sultan pada 1570 M. Raja Ternate yang dibunuhdigantikan puteranya Sultan
Baabullah (1570-1583 M).
Sultan Baabullah memerintah dengan motivasi agama.
Beliau merupakanpenganut Islam yang taat dan mengusir Portugis dari
kerajaannyapada 1575 M. Orang-orang Eropa kemudian pindah ke Tidore.
Baabullahdan puteranya Sultan Said Ad-Din Berkat Syah (bertakhta 1584-1606
M)menyebarkan Islam di pulau-pulau sekitarnya.
Pada tahun 1599 orang Portugis kembali ke Maluku
dengan armadabesar. Pembalasan dendam Portugis kepada orang Maluku
membuatmereka benci terhadap orang Portugis. Setelah Belanda datang pada 1605M,
mereka disambut baik dan bekerja sama dengan Ternate, Tidore danHalmahera serta
Ambon.
Pada 1607 Belanda telah membuat perjanjian dengan
Ternate yangsecara formal memegang kekuasaan di Seram Barat. Belanda yang
diberikesempatan untuk monopoli memberikan sikap yang berkebalikandengan apa
yang diperbuat. Mereka melakukan pembantaian di Bandadan membunuh penduduk yang
menyalahi aturan Belanda. Belandamenancapkan kekuasaannya melalui
kerjasama-kerjasama yangmerugikan penduduk lokal. Mereka memerintahkan untuk
memusnahkandan tidak menanam rempah-rempah di Maluku kecuali di Maluku Selatan.
8. Banjarmasin: Perisai
Penjajahan di Kalimantan
Pada
tahun 1636 M Kerajaan Banjarmasin telah berpengaruh di Landak,Sambas, Sukadana,
Kutawaringin Mendawai, Pulau Laut, dan seluruhpantai timur termasuk Kutai Pasir
dan Berau serta daerah lainnya diKalimantan. Perdagangan lada menjadi ramai di
Banjarmasin dan menarikInggris untuk berpindah dari Banten ke Banjarmasin. Pada
tahun 1663 Mtimbul perebutan takhta dan Pangeran Dipati Anom dengan
dukungankeluarga Biaju berhasil menggeser Penembahan Ratu. Perubahan yangada di
istana diselesaikan dengan suatu kompromi, Panembahan Ratuberkedudukan di
Martapura sedangkan raja yang baru berkedudukan diSurinata, Banjarmasin.
Pada tahun 1670 pecah perang perebutan tahta. Raja
Surianata dituntutuntuk turun takhta oleh Suriadilaga (seorang pemuka yang
mendapatdukungan besar Melayu). Pada akhirnya Raja Surianata tersisihkan.
Padaawal abad ke-18 M kedudukan Banjarmasin tetap kuat tidak terpengaruholeh
pengaruh asing. Pelabuhan Banjarmasin bebas untuk perdaganganasing seperti
Inggris, Tiongkok, Perancis dan Portugis.
Banyak dari peradaban Islam di Indonesia
meninggalkan jejak.Peninggalan-peninggalan tersebut masih digunakan dan
berfungsihingga sekarang. Masjid mempunyai arti kata yaitu tempat sujud. Masjid
adalah tempat untuk mendirikan salat menurut peraturan Islam. Masjid dan surau
memiliki serambi di bagian depan serta sebuah bangunan berbentuk bujur sangkar
yang melingkupi sebuah ruangan. Masjid dansurau juga dilengkapi dengan empat
buah tiang utama yang berfungsisebagai penunjang bagian atap. Empat tiang utama
ini berada di tengahdan menjadi penunjang utama atap yang disebut soko guru.
Makam pada masa peninggalan Islam umumnya terdiri
dari jirat(kijing) dan nisan. Jirat atau kijing merupakan bangunan yang terbuat
daribatu atau tembok berbentuk persegi panjang. Nisan merupakan tonggakpendek
dari batu yang ditanam di dekat ujung-ujung jirat. Di atas jiratsering
didirikan rumah yang disebut cungkup bagi orang-orang penting.
Ajaran Islam melarang untuk melukiskan makhluk hidup
termasuk manusia. Pada masa peradaban Islam di Indonesia, seni ukir
hiasmengambil pola-pola dari zaman purba yaitu daun-daunan,
bungabungaan,bukit-bukit karang, pemandangan, dan garis-garis geometri.Seni
ukir hias sering dijumpai di makam-makam, sementara di masjidhanya mimbar saja
yang diperindah ukiran-ukirannya.
Dikaji dari corak dan isinya, hasil kesusasteraanzaman
Islam dapat dibagi beberapajenis diantaranya: Hikayat, merupakancerita atau
dongeng; Babad adalahhikayatyang sengajadigubah sebagai ceritasejarah;dan Suluk
yang merupakan kitab-kitabtasawuf.
Peradaban Hindu-Buddha yang berlangsunglama perlahan
berubah dalam halseni budaya. Wayang pada masa peradabanIslam disadur oleh
Sunan Kalijaga untuk tidakmenyalahi peraturan Islam. Pertunjukan
wayangdigunakan untuk berdakwah kepadamasyarakat luas dan menjadi media
yangefektif untuk digunakan.
Komentar
Posting Komentar