Potensi Sumber Daya Alam
1. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia
3.1 contoh sumber daya alam yang dapat di perbarui dan sumber daya alam tidak dapat di perbarui.
Sumber
daya alam merupakan segala sesuatu yang terdapat di permukaanbumi serta dapat
dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhanhidupnya. Berdasarkan
kelestariannya, sumber daya alam dapat dibedakanmenjadi dua, yaitu sumber daya
alam yang dapat diperbarui (renewableresources) dan sumber daya alam
yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable resource).
Sumber daya alam yang dapat diperbarui misalnya
tanah, air, danhutan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
misalnyagas, minyak bumi, timah, dan batu bara. Berikut ini merupakan
potensisumber daya alam di Indonesia yang dibagi menjadi tiga, yaitu sumberdaya
alam hutan, sumber daya alam tambang, dan sumber daya alamkemaritiman.
a. Sumber Daya Alam Hutan
Sumber
daya hutan telah memberikan peranan signifikan dalammendukung pembangunan
ekonomi Indonesia. Hutan merupakan suatuareal lahan lebih dari 6,25 hektare
dengan pohon-pohon lebih tinggi dari 5meter pada waktu dewasa dan tutupan kanopi
lebih dari 30%. Berdasarkandata Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(2018), Indonesia mengalokasikan 63% atau seluas 120,6 juta hektare daratannya
sebagaikawasan hutan. Fungsi kawasan hutan Indonesia dapat
diklasifikasikanmenjadi tiga yaitu hutan produksi, hutan lindung, dan hutan
konservasi.
■Hutan Produksi
Kawasan hutan yang dimanfaatkanuntuk menghasilkan bahan baku produksi.Fungsi ekonomi hutan produksidapat memberikan manfaat optimal bagimasyarakat seperti memanfaatkansemua potensi yang terdapat di dalamhutan produksi seperti kayu, dan rotan.Pemanfaatan hutan produksidapat dilakukan setelah penerbitan izinpemerintah berdasarkan pada bentuk-bentukpemanfaatan.
■Hutan Lindung
Hutan lindung memiliki peran strategisdalam melindungi sistem daya dukunglingkungan hidup. Manfaat hutanlindungyaitu mengatur suplai air, mengendalikanerosi, mencegah banjir,mencegah intrusiair laut, mempertahankankesuburantanah, dan menyediakansuplai makanandan energi untuk kehidupan manusia.
■Hutan Konservasi
Hutan konservasi dapat diklasifikasikan menjadi kawasan suaka alam dankawasan pelestarian alam. Kawasan suaka alam sendiri dibedakan menjadikawasan cagar alam dan kawasan suaka margasatwa. Sedangkan kawasanpelestarian alam diklasifikasikan menjadi kawasan taman nasional,kawasan taman wisata alam, serta kawasan taman hutan raya. Cakupanwilayah hutan konservasi dapat di daratan maupun perairan.
a) Kawasan Suaka Alam
Kawasan
suaka alam merupakan kawasan yang memiliki ciri khastertentu baik yang berada
di daratan ataupun di perairan, serta memilikifungsi pokok sebagai kawasan
untuk pengawetan keanekaragamantumbuhan dan satwa. Kawasan suaka alam dapat
dibedakan menjadi duayaitu cagar alam dan suaka margasatwa.Cagar alam adalah
kawasan suaka alam dengan ciri khas berupatumbuhan, satwa, serta ekosistemnya
yang perlu dilindungi sehinggakelangsungan hidupnya terjadi secara alami. Suaka
margasatwamerupakan suatu kawasan suaka alam dengan ciri khas berupa
keunikandan keanekaragaman jenis satwa sedangkan untuk tujuan kelangsunganhidup
yang ada di dalamnya dapat dilakukan pembinaan.
b) Kawasan Pelestarian Alam
Kawasan
pelestarian alam merupakansuatu kawasan hutan yang memilikiciri khas dengan
fungsi pokok memberiperlindungan terhadap sistem penyanggakehidupan, pengawetan
keanekaragamanjenis tumbuhan dan satwa, sertamemanfaatkansumber daya hayati
danekosistemnya secara lestari. Kawasan pelestarianalam dibagi menjadi tiga
bagianyaitu taman nasional, taman wisata alam,serta taman hutan raya.Taman
nasional adalah suatu kawasandengan ekosistem asli, dimanfaatkan untuktujuan
penelitian dan ilmu pengetahuandengan pengelolaan sistem zonasi.Taman wisata
alam merupakan kawasanpelestarian alam yang dimanfaatkan untukrekreasi dan
pariwisata. Taman hutanraya (tahura) merupakan kawasan yang dilestarikandengan
tujuan mengoleksi tumbuhandan satwa untuk dimanfaatkan bagiilmu pengetahuan,
penelitian, pendidikan,budaya, pariwisata serta rekreasi. Pemanfaatansumber
daya hutan sebaiknyamelibatandan memberdayakan seluruh unsurmasyarakatserta
mendorong merekauntuk menggunakan seluruh potensi yangdimiliki secara penuh.
b. Sumber Daya Alam
Tambang
1) Bahan galian golongan A (bahan galianstrategis)
Bahan
galian/tambang golongan A dikelolaoleh pemerintah bekerja sama dengan
pihakswasta serta penting untuk keamanan danpertahanan negara. Contoh bahan
galiangolongan A adalah minyak bumi
dan gas.
Bahan
galian/tambang golongan B digunakanuntuk memenuhi hajat hidup orang
banyak.Pengelolaan dapat dilakukan oleh masyarakatdan pihak swasta dengan
mendapat izin daripemerintah. Contoh bahan galian golongan Byaitu perak, emas,
dan tembaga.
Bahan galian/tambang golongan C merupakanbahan tambang yang digunakan dalamkegiatan industri dan secara tidak langsungmemengaruhi hajat hidup masyarakat. Bahangalian ini dikelola oleh masyarakat.
Contohbahan galian golongan C yaitu batu, pasir danbatu kapur.
Indonesia memiliki potensi tambang yang besar
seperti minyakbumi, batu bara, dan gas bumi. Proses pembentukan barang
tambangini membutuhkan waktu yang lama. Berikut merupakan penjabaran darisumber
daya tambang batu bara, minyak bumi, dan gas bumi.
1) Batu bara
Batu bara banyak mengandung unsur-unsur organik.
Proses terbentuknyabatu bara bermula dari endapan tumbuhan yang
mendapatpengaruh suhu dan tekanan secara terus menerus dalam waktu yangsangat
lama hingga jutaan tahun.
2) Minyak dan gas bumi
Minyak dan gas bumi terbentuk dari endapan tumbuhan
dan hewanyang mati selama jutaan tahun.
Pemanfaatan sumber daya tambang di Indonesia harus mengikutiaturan yang ada. Kegiatan pertambangan dapat dilakukan setelah melaluiberbagai tahapan yang meliputi prospeksi, eksplorasi, eksploitasi danpengolahan.
c. Sumber Daya Alam
Kemaritiman
Lautan
Indonesia terkenal dengan kekayaan keanekaragaman sumberdaya alamnya.
Berdasarkan laporan kinerja Kemenko Kemaritiman danInvestasi Republik Indonesia
tahun 2018, laut Indonesia menyimpan37% spesies sumber daya hayati dunia,
17,95% terumbu karang dunia,30% hutan bakau dan padang lamun. Berbagai spesies
hidup di perairanIndonesia. Laut Indonesia juga menyimpan potensi kekayaan yang
besar,apabila dimanfaatkan dengan optimal dapat memberikan manfaat
bagikesejahteraan rakyat. Berikut merupakan potensi sumber daya kelautan:
■Perikanan
Perikanan merupakan segala usaha penangkapan ikan serta pengolahansampai pada pemasaran hasilnya. Perikanan laut ialah usaha penangkapanikan di laut yang dilakukan di pantai atau tengah laut.
Berdasarkan
peralatan yangdipakai, usaha penangkapan ikanair laut dapat dibedakan
menjadidua macam yaitu secara tradisionaldan modern. Penangkapan ikanlaut
secara tradisional biasanyadilakukan oleh para nelayandengan menggunakan
peralatansederhana, seperti perahu layaryang bergantung kepada tenaga angin dan tenaga manusia. Alat-alatuntuk menangkap ikan berupa jala sederhana dan pancing.
■Energi kelautan
Salah
satu potensi laut Indonesia adalah energi kelautan. Sebutan bagienergi kelautan
adalah energi terbarukan. Energi kelautan terdiri darienergi gelombang (wave
power), energi pasang surut (tidal power), energiarus laut (current
power), dan energi panas laut (ocean thermal energi conversion). Kelebihan
dari energi terbarukan yaitu sumber daya dapatterbarukan secara alamiah dengan
cepat, ramah lingkungan, dan tidakmenghasilkan gas rumah kaca yang berbahaya.
Sedangkan kekurangannyayaitu biaya investasi pengembangan energi terbarukan
yang tidak sedikit.
hambatan
seperti keterbatasan infrastruktur, fasilitas pendukung,promosi, baik secara
kualitas maupun kuantitas. Pengembangan wisatamemerlukan dukungan adanya
infrastruktur. Pengembangan aksesibilitasmerupakan infrastruktur utama yang
penting dalam mengembangkanwisata berbasis kelautan. Sebagian besar wisata
berbasis kelautan beradadi lokasi yang sulit dijangkau serta memiliki keterbatasan
aksesibilitas.
Faktor
lain yang menjadi tantangan dalam pengembangan wisata berbasiskelautan adalah
aspek kesehatan, sanitasi, sumber daya manusia yangterampil dan terlatih serta
kemampuan pengelolaan wisata kelautan.
2. Penyebab Perubahan
Potensi Sumber Daya Alam
Pemanfaatan
sumber daya alam secara terus menerus dapat menurunkandaya dukung lingkungan
terhadap kehidupan. Seiring berjalannya waktu,potensi sumber daya alam dapat
mengalami perubahan yang berkaitandengan masalah lingkungan.
Populasi
manusia yang semakin bertambah membuat konsumsisemakin bertambah. Hal ini
memengaruhi tingkat eksploitasi terhadapsumber daya alam yang juga mengalami
peningkatan dalam rangkamemenuhi kebutuhan hidup. Eksploitasi sumber daya alam
yang berlebihdengan menggunakan prinsip maksimalisasi dan mengabaikan
pelestarianlingkungan dapat menyebabkan pencemaran dan kerusakan
lingkungan.Dampaknya terjadi perubahan potensi sumber daya alam yang
semakinmengalami penurunan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pemanfaatanlingkungan
harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dampaknegatif dapat
diminimalkan dan potensi sumber daya alam tetap lestari.













Komentar
Posting Komentar